Jumat, 07 Oktober 2011

MUTASI KEPALA SEKOLAH SE-KECAMATAN MOYO HILIR

Sabtu (8/10) delapan kepala sekolah diwilayah kecamatan moyo hilir yang dimutasi secara langsung dilantik camat moyo hilir. Pelantikan yang dilaksanakan bertempat di kantor camat moyo hilir dipimpin langsung oleh bapak camat Abu Bakar, SH. Acara yang dihadiri oleh semua kepala sekolah dan unsur muspika kecamatan berlangsung hikmad.

Sembilan kepala sekolah yang dilantik terdiri dari empat kepala sekolah yang sebelumnya mengisi kekosongan jabatan kepala sekolah karena pensiun ( SDN Pangenyar, SDN Malili, SDN KArang jati I, dan SDN Kapas Sari) dan lima kepala sekolah yang dimutasi ke sekolah lain (SDN Poto, SDN Sameri, SDN Labuan Ijuk, SDN Tengke, dan SDN Olat Rawa) . Kedelapan kepala sekolah tersebut antara lain :

1. SDN Pangenyar dikepalai oleh A. Rahman Usman, S.PdI yang sebelumnya sebagai kepala SDN Prajak Kecamatan Moyo Hilir

2. SDN Malili dikepalai oleh Misbah, S.Pd sebelumnya bertugas sebagai kepala SDN Poto Kecamatan Moyo Hilir

3. SDN Prajak dikepala oleh H. Sukardi, A.Ma sebelumnya bertugas sebagai kepala SDN Songkar Kecamatan Moyo Utara

4. SDN Sameri dikepalai oleh H. Asmaun Usman, A.Ma sebelumnya bertugas sebagai kepala SDN Labuan Ijuk Kecamatan Moyo Hilir

5. SDN Poto dikepalai oleh Umar Misbah, S.Pd sebelumnya bertugas sebagai kepala SDN Tengke Kecamatan Moyo Hilir

6. SDN Karang Jati II dikepalai oleh Zulhayat, S.Pd sebelumnya bertugas sebagai Guru kelas di SDN Karang Jati II Kecamatan Moyo Hilir

7. SDN Tengke dikepalai oleh Nurhamiyati, S.Pd sebelumnya bertugas sebagai kepala SDN Senampar Kecamatan Moyo Utara

8. SDN Labuan Ijuk dikepalai oleh Sudirman, S.Pd sebelumnya bertugas sebagai kepala SDN Olat Rawa Kecamatan Moyo Hilir

9. SDN Olat Rawa dikepalai oleh Sudirman, S.Pd sebelumnya bertugas sebagai kepala SDN Olat Rawa Kecamatan Moyo Hilir

Dalam acara pelantikan ini, bapak camat moyo hilir berharap kepada kepala sekolah yang dilantik agar amanat baru yang diberikan benar-benar dilaksanakan secara tulus dan ikhlas, jangan sampai tempat tugas yang baru menjadi beban karena factor geografis yang memang sebagian sulit untuk di jangkau. Apalagi sebagian kepala sekolah yang dilantik dimutasi ke wilayah yang cukup jauh dari tempat tinggal mereka.( Jul gempar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar