Jumat, 04 November 2011

SEKILAS KEGIATAN KELOMPOK II

MAHASISWA PPL - KKL STKIP HAMZANWADI SELONG

DI DESA MOYO MEKAR

Kamis (4/11/2011) bertempat di masjid besar Syamsul Falah Kecamatan Moyo Hilir. Merdu nian terdengar suara anak-anak kecil yang mengumandangkan adzan, silih berganti suara adzan terdengar membuat kami terheran dengan hal itu, bukan adzan untuk solat isya, karena adzan ini pun terdengar setelah orang selesai melaksanakan shalat isya’. Ternyata, anak-anak ini sedang berlomba mengumandangkan adzan.

Kami pun tertarik untuk mencari tahu lebih tentang apa yang terjadi. Dari apa yang kami dapatkan, ternyata sedang berkumpul beberapa anak muda yang memakai almamater merah daging sedang sibuk mengatur kegiatan perlombaan. Tidak lain dan tidak bukan mereka adalah mahasiswa PPL KKL STKIP Hamzanwadi Selong Kampus Sumbawa yang sedang melaksanakan program kerja mereka.

Abdul Muis, selaku ketua kelompok II PPL KKL yang kami temui mengatakan, “kegiatan yang sedang berlangsung ini merupakan rangkaian dari program kerja kelompok kami yang sudah kami laksanakan sejak dua hari yang lalu. Selain lomba adzan bagi anak SD/MI dan SMP/MTs, diwaktu sebelumnya juga telah kami laksanakan lomba bacaan shalat jenazah, lomba kaligrafi dan lomba hafalan ayat-ayat pendek. Kegiatan ini selain bertujuan untuk menyambut hari raya Idul Adha, kegiatan ini diharapkan sebagai wahana mempertahankan nilai-nilai luhur yang ditinggalkan oleh para orang tua kita agar tetap lestari dan luhur karena dapat diteruskan kepada generasi muda (anak-anak)” dimasa sekarang, tambahnya.

Sejak tanggal 19/9/2011, ditengah-tengah berkembangnya wacana perubahan status STKIP Hamzanwadi Selong Kampus Sumbawa menjadi Universitas Paracendikia. mereka melaksanakan tugas akhir mereka sebagai seorang mahasiswa di desa Moyo Mekar, program-program yang dilaksanakan diantaranya; Keaksaraan Fungsional (KF), Penghijauan, yasinan setiap malam jum’at, kegiatan jum’at bersih dan les privat bagi siswa SMA/MAN. Kegiatan-kegiatan ini secara kontinyu dilaksanakan sampai berakhirnya masa PPL KKL tanggal 19/12/2011 mendatang.

Mahasiswa PPL KKL kelompok II, berjumlah 9 orang terdiri dari 4 perempuan dan 5 laki-laki dari masing masing program studi (prodi). Prodi dimaksud antara lain prodi sejarah, matematika, Biologi, sosiologi, bimbingan dan konseling (BK) dan Bahasa Indonesia. Sementara prodi ekonomi, bahasa inggris, geografi dan PAI yang tidak bergabung dengan kelompok II ini.

Burhanuddin, ketua remaja masjid besar Syamsul Falah Desa Moyo Mekar, mengatakan “Sambutan masyarakat terhadap program-program mahasiswa PPL KKl kelompok II, sangat baik. terlihat dengan didukungnya semua program-program yang kami rencanakan bersama antara mahasiswa PPL KKL dengan remaja masjid yang diikuti dengan semangat dan antusisas yang tinggi. Hal ini membuat kami menjadi semangat untuk menyelesaikan segala bentuk program kami. Apalagi sekarang telah dilaksanakan pemugaran atap masjid kami, mahasiswa PPL KKL sangat membantu kami dalam pelaksanaannya”. Ke depan kami berharap, agar mahasiswa PPL KKL dari STKIP Hamzanwadi tetap di ada dan dilibatkan di desa kami. Kata burhanuddin.

Demikian kunjungan singkat kami.(jul)

Rabu, 02 November 2011

KAMPUNG MEDIA DIBENTUK LAGI


PEMBENTUKAN KAMPUNG MEDIA BARU
DI KABUPATEN SUMBAWA

Pembentukan Kampung Media Digital (KMD) baru merupakan Implementasi dari salah satu program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB periode 2008-2013. Program ini selaras dengan kebutuhanan dan antusiasme masyarakat yang mulai melek dengan informasi. Keberadaan kampung media yang sudah terbentuk selama ini, telah memotifasi masyarakat untuk turut serta berpartisipasi membangun NTB ke arah yang lebih baik. Salah satunya melalui penyebaran informasi lewat media internet yang diusung oleh komunitasi kampung media digital.

Sejalan dengan itu, pemerataan informasi ke seluruh pelosok NTB akan dapat terealisasi bila disetiap kecamatan telah hadir KMD. Ini juga menjadi program dari Dishubkominfo NTB yang menghajatkan terbentuknya 50 KMD sampai tahun 2013 dan pembentukannya dilakukan secara bertahap di sepuluh kabupaten kota se-NTB.

Rabu (2/11/2011) kembali Dishubkominfo NTB meresmikan 2 kampung media di dua Kecamatan se-Kabupaten Sumbawa. Dua Kecamatan tersebut adalah kecamatan Alas dan Kecamatan Moyo Hulu. Kampung media yang baru terbentuk ini, bernama RAMPAK NULANG dari Kecamatan Moyo Hulu dan TERATAI dari Kecamatan Alas. Acara peresmian yang dilaksanakan di balai pertemuan Desa Semamung Kecamatan Moyo Hulu, selain dihadiri oleh tim Dishubkominfo Propinsi NTB dan Dishubkominfo Kabupaten Sumbawa, juga dihadiri oleh tiga kampung media digital yang sebelumnya sudah terbentuk pada tahun 2009 dan 2010.

Dalam penjelasan yang disampaikan oleh bapak Fairuz Abadi, SH selaku ketua tim Dishubkominfo NTB sekaligus penanggungjawab kampung media, berharap agar keberadaan kampung media ini selain membantu penyebarluasan informasi masyarakat di kampung kepada khalayak, juga keberadaannya bisa membantu masyarakat untuk mendapatkan informasi dari media ini, sehingga akan memberikan energi-energi positif kepada masyarakat. “Karena sesungguhnya keberadaan kampung media adalah media dakwah melalui media yang canggih (internet)” tambahnya.

Mendapatkan penjelasan yang runtun dan jelas seperti itu, Deni Iskandar warga desa Olat Rawa Kecamatan Moyo Hilir yang hadir pada acara peresmian tersebut, merasa sangat antusias dan yakin untuk ambil bagian dalam komunitas ini. Tambahnya “melalui kampung media ini nantinya, saya berharap bisa menambah pengetahuan baru tentang dunia jurnalistik dan teknologi yang selama ini kurang saya pahami, selain itu begitu banyak hal yang ingin saya sampaikan tentang keadaan masyarakat di kampung saya yang nantinya bisa terfasilitasi melalui pemberitaan di media ini”.

Hal senada juga disampaikan oleh tuan rumah dari kampung media Rampak Nulang Kecamatan Moyo Hulu, yang disampaikan oleh bapak M. Zain Yasin MT. Beliau memberikan apresiasi atas terbentuknya kampung media di wilayahnya dan berharap agar kampung media ini nantinya bisa bekerjasama dengan lembaga-lembaga yang sudah ada diwilayahnya kemudian segala bentuk kegiatannya bisa terpublikasi melalui media ini sehingga di ketahui oleh orang diluar Kecamatan Moyo Hulu itu sendiri.

Acara tersebut kemudian dilanjutkan dengan penyerahan seritifikat kepada dua kampung media baru oleh bapak Mirajuddin, ST dari Dishubkominfo Kabupaten Sumbawa. Dengan demikian, sudah ada lima kampung media di kabupaten sumbawa yang sudah terbentuk sampai tahun 2011 ini. (Jul)